Majene — Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan akreditasi pada 18–19 September 2026 sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan perguruan tinggi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting bagi Universitas Sulawesi Barat dalam memastikan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dalam rangkaian kegiatan akreditasi tersebut, tim asesor melakukan sejumlah tahapan evaluasi, termasuk wawancara dengan tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai berbagai aspek pelayanan, pelaksanaan kegiatan akademik, administrasi, serta pengalaman sivitas akademika selama berada di lingkungan universitas.
Para asesor berdialog dengan tenaga kependidikan untuk menggali informasi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa, dosen, serta unit-unit kerja di lingkungan Universitas Sulawesi Barat. Tenaga kependidikan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman, pelaksanaan pekerjaan, serta berbagai bentuk dukungan yang diberikan dalam menunjang penyelenggaraan kegiatan universitas.
Selain mewawancarai tenaga kependidikan, tim asesor juga melakukan wawancara dengan mahasiswa. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai pengalaman mereka selama mengikuti proses pendidikan di Universitas Sulawesi Barat. Informasi yang diperoleh dari mahasiswa menjadi bagian dari proses evaluasi untuk melihat pelaksanaan pelayanan akademik dan nonakademik dari perspektif mahasiswa sebagai penerima layanan pendidikan.
Kegiatan wawancara berlangsung dalam suasana terbuka dan komunikatif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menjelaskan kondisi yang mereka alami serta memberikan informasi berdasarkan pengalaman selama menjalankan aktivitas di lingkungan kampus. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan akreditasi karena memberikan gambaran mengenai pelaksanaan sistem dan pelayanan universitas secara langsung.
Bagi tenaga kependidikan, kegiatan wawancara menjadi kesempatan untuk menjelaskan peran dan kontribusi mereka dalam mendukung berbagai kegiatan di Universitas Sulawesi Barat. Sementara bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan pengalaman selama mengikuti kegiatan perkuliahan, memperoleh layanan akademik, menggunakan fasilitas kampus, serta berinteraksi dengan berbagai unsur yang ada di lingkungan universitas.
Pelaksanaan akreditasi pada 18–19 September 2026 juga diikuti dengan rangkaian agenda evaluasi lainnya. Tim asesor melakukan penelusuran informasi untuk mencocokkan dokumen dan data yang telah disiapkan universitas dengan kondisi pelaksanaan di lapangan. Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari penilaian terhadap berbagai aspek penyelenggaraan perguruan tinggi.
Universitas Sulawesi Barat terus mempersiapkan berbagai unsur yang diperlukan dalam pelaksanaan akreditasi. Keterlibatan pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta unsur terkait lainnya menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap proses evaluasi tersebut.
Kegiatan akreditasi diharapkan dapat menjadi momentum bagi Universitas Sulawesi Barat untuk melakukan refleksi terhadap berbagai program dan layanan yang telah berjalan. Masukan dan hasil evaluasi dari proses asesmen dapat menjadi bahan bagi universitas dalam melakukan pengembangan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Wawancara antara asesor dengan tenaga kependidikan dan mahasiswa juga menunjukkan pentingnya keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi dalam proses peningkatan mutu. Setiap unsur memiliki pengalaman dan perspektif yang dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan akademik maupun pelayanan di lingkungan universitas.
Dengan berlangsungnya kegiatan akreditasi selama dua hari, Universitas Sulawesi Barat menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Proses asesmen yang melibatkan tenaga kependidikan dan mahasiswa menjadi bagian dari upaya memperoleh informasi yang lebih menyeluruh mengenai kondisi universitas.
Kegiatan akreditasi Universitas Sulawesi Barat pada 18–19 September 2026 berlangsung sebagai bagian dari agenda evaluasi dan peningkatan mutu perguruan tinggi. Melalui proses wawancara dengan tenaga kependidikan dan mahasiswa serta rangkaian evaluasi lainnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Sulawesi Barat untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan mengembangkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di masa mendatang.

Zulham