Logo UPA TIK Unsulbar

Waspada Phishing! Tips Mengamankan Akun dari Peretas

artikel Muh. Dinar, S.Kom Muh. Dinar, S.Kom 20 Januari 2026 19 views

Apa Itu Phishing?

Phishing adalah teknik penipuan digital di mana peretas mencoba mendapatkan informasi sensitif—seperti username, kata sandi, hingga data pribadi lainnya—dengan cara menyamar sebagai institusi resmi. Di lingkungan universitas, peretas seringkali meniru tampilan email admin kampus atau laman login aplikasi akademik untuk mengelabuhi dosen dan mahasiswa. Sekali akun Anda berhasil diambil alih, peretas dapat menyalahgunakan data penelitian, merusak portofolio akademik di SISTER, atau menggunakan email Anda untuk menyebarkan konten negatif.


Ciri-Ciri Serangan Phishing

Agar tidak menjadi korban, Anda perlu mengenali tanda-tanda email atau pesan yang mencurigakan:

  1. Nada Pesan yang Mendesak: Peretas biasanya menciptakan kepanikan, misalnya: "Akun Anda akan dihapus dalam 24 jam jika tidak segera verifikasi!"
  2. Alamat Pengirim yang Aneh: Meskipun nama pengirimnya "Admin IT", periksa alamat email aslinya. Email resmi kampus selalu menggunakan domain @unsulbar.ac.id.
  3. Tautan (Link) Mencurigakan: Arahkan kursor Anda ke tautan tanpa mengkliknya. Jika alamat yang muncul di pojok bawah layar tidak merujuk ke situs resmi Unsulbar, jangan diklik!
  4. Permintaan Data Sensitif: Pihak UPA TIK atau admin universitas tidak pernah menanyakan kata sandi Anda melalui email atau pesan singkat.

Tips Mengamankan Akun Akademik Anda

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah langkah-langkah untuk memperkuat pertahanan digital Anda:

  1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Unik: Hindari menggunakan tanggal lahir atau nama. Gunakan kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol. Pastikan kata sandi email kampus berbeda dengan kata sandi media sosial Anda.

  2. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA): Jika layanan (seperti Email Google Institusi) mendukung 2FA, segera aktifkan. Ini memberikan lapisan keamanan tambahan berupa kode verifikasi ke ponsel Anda meskipun peretas mengetahui kata sandi Anda.

  3. Hanya Login Melalui Jalur Resmi: Pastikan Anda hanya memasukkan kredensial pada domain resmi atau subdomain terkait lainnya. Perhatikan ikon gembok (SSL) di bar alamat browser.

  4. Rutin Melakukan Update Perangkat: Pastikan sistem operasi dan browser Anda selalu diperbarui (update) untuk menutup celah keamanan yang mungkin dimanfaatkan peretas

Bagikan Artikel